Pertimbangan sebelum Berinvetasi Reksa Dana

Reksa DanaBerinvestasi sama halnya kita menanamkan modal sehingga suatu saat bisa dipetik hasilnya. Contoh, berinvestasi untuk memperoleh jaminan di masa tua karena profesi sebagai seorang wirausaha tidak punya jaminan tersebut, pada saat tubuh tidak mampu lagi bekerja maka modal yang dulunya ditanam bisa dicairkan untuk memenuhi kebutuhan hidup baik itu makanan maupun obat-obatan.

Dari sekian banyak investasi yang ada, seperti investasi properti, reksa dana, saham, emas, dan obligasi, sekarang ini terhitung bahwa investasi yang termasuk paling banyak diminati adalah reksa dana. Hal ini dikarenakan modal yang digunakan untuk memulai investasi tersebut relatif minim, yaitu bisa dimulai dengan angka 100 ribu rupiah sedangkan potensi keuntungannya cukup tinggi. Jika Anda juga berminat untuk berinvestasi reksa dana, ada baiknya dipertimbangkan terlebih dahulu hal-hal di bawah ini secara masak-masak agar dapat berinvestasi dengan aman dan nyaman:

Perusahaan yang akan dipilih

Banyak perusahaan yang menawarkan produk reksa dana untuk membantu para investor dalam mengamankan uangnya supaya dapat dipergunakan dengan baik di kemudian hari. Dalam hal ini, pastikan perusahaan yang dipilih adalah perusahaan yang terpercaya agar dapat mengelola keuangan dengan baik. Upaya yang bisa dilakukan adalah dengan mengunjungi situs bapepam guna mendapat informasi tentang perusahaan investasi yang punya produk reksa dana yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan demikian, investasi terasa lebih nyaman karena perusahaan telah resmi atau diakui dalam menjalankan operasionalnya.

Jumlah dana yang akan diinvestasikan

Setelah perusahaan berhasil dipilih, maka hal yang juga tidak kalah penting untuk dipertimbangkan adalah jumlah modal yang ingin diinvestasikan. Seperti yang telah diketahui bahwa jumlah dana akan sangat mempengaruhi tingginya angka keuntungan yang bakal didapat. Selain itu juga, keuntungan dari investasi reksa dana dapat dipengaruhi oleh jenis reksa dana, entah itu jenis pasar uang, pendapatan tetap, campuran, ataupun saham. Untuk investasi reksa dana jenis pasa uang ialah sebesar 7%, pendapatan tetap 10%, campuran 20%, dan saham bisa lebih dari 20% per tahun. Semakin besar modal yang Anda investasikan, maka akan semakin tinggi pula potensi keuntungan yang dapat diraih (terlebih bila memilih jenis reksa dana yang menawarkan keuntungan tinggi). Menggunakan modal dalam jumlah yang banyak memang menggiurkan, tapi perlu dipertimbangkan dengan baik agar tidak membuat keuangan menjadi kacau.

Biaya yang dibebankan

Mengingat investasi ini dikelola oleh manajer investasi yang profesional dan menghasilkan keuntungan, tentu sebagai investor Anda akan dikenakan biaya baik dalam hal pembelian maupun penjualan. Tingginya biaya tergantung daripada kebijakan perusahaan, biasanya mereka akan mengenakan biaya mulai dari 0 hingga 2%. Supaya tidak menjadi penyesalan, ada baiknya ketahui terlebih dahulu berapa biaya yang dibebankan oleh perusahaan. Jangan sampai biaya yang cukup besar membuat Anda kecewa dan merasa dirugikan, sebab hal ini sudah menjadi kewajiban Anda membayar jasa perusahaan yang telah mengelola keuangan Anda dengan baik. Jika potensi keuntungan yang didapat misalnya sebesar 20% dan masa berinvestasi selama 11 tahun, tentu biaya yang senilai 2% bukan menjadi suatu kendala untuk dibayar. Artinya, besarnya biaya masih sangat seimbang dengan manfaat yang diperoleh.

Investasi reksa dana sangat cocok untuk ditekuni oleh siapa saja. Tidak hanya seorang karyawan swasta ataupun pengusaha, tetapi juga bisa mahasiswa dan ibu-ibu rumah tangga yang sekaligus ingin belajar berinvestasi. Ingat, agar investasi menguntungkan dan sesuai yang diharapkan, pastikan memilih produk asuransi yang tepat baik dari segi ekonomi maupun kebutuhan.

Posted under Investasi Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *